PERNAH TURUN GAJI?
Saya pernah 🤭 Nyesel? Tidak. Malah tetap berbahagia. Mau tau kenapa?
Perjalanan karier sudah pasti tidak selamanya mulus.
Tak terkecuali karier saya.
20 tahun+ berkarier.
3x menganggur.
5x turun gaji.
But all for good reasons.
Lho, turun gaji kok for good reason Pak, mana ada?
Ada.
1. Lagi nganggur ditawarin gaji yg lebih kecil, gpp, ambil aja.
Emas tetap emas, mutiara tetap mutiara.
Gaji pasti naik kembali kok.
2. Gaji besar tidak menjamin kepuasan kerja.
Terlebih bekerja di perusahaan yg mau ambil seluruh jiwa ragamu.
Bukan kompetensi/kontribusi yg dilihat.
Kamu dibayar mahal untuk hidup matimu, seluruh waktumu, hanya untuk perusahaan. What for?
3. Jangan jadi tamak. Tujuan hidup bukan untuk menjadi kaya. Lagipula apa ukuran 'kaya'? Sampai kapan mau dikejar? Bisa tak berujung lho.
Sekarang saya (merasa) di puncak karier, walaupun bukan di posisi tertinggi yg pernah saya duduki dan gaji pun bukan yg terbesar yg pernah saya terima.
Nah ini resep bahagianya:
Mendakilah tangga karier (dan gaji) sampai cukup tinggi, sehingga kalaupun turun, kamu tidak berkekurangan.
Jangan pernah tukar jiwa raga dan seluruh waktumu dengan uang.
Jangan kau korbankan kewarasanmu demi gaji.
Rejeki bukan hanya gaji.
Atasan yg supportive, rekan kerja yg kompak, lingkungan kerja yg ngga toxic adalah berkah rejeki yg harus juga disyukuri.
Pernah mengalami gaji turun? Ya gpp.
Paling penting kualitas hidup tetap terjaga..a.k.a. TETAP WARAS 😅
#ajc
Saya pernah 🤭 Nyesel? Tidak. Malah tetap berbahagia. Mau tau kenapa?
Perjalanan karier sudah pasti tidak selamanya mulus.
Tak terkecuali karier saya.
20 tahun+ berkarier.
3x menganggur.
5x turun gaji.
But all for good reasons.
Lho, turun gaji kok for good reason Pak, mana ada?
Ada.
1. Lagi nganggur ditawarin gaji yg lebih kecil, gpp, ambil aja.
Emas tetap emas, mutiara tetap mutiara.
Gaji pasti naik kembali kok.
2. Gaji besar tidak menjamin kepuasan kerja.
Terlebih bekerja di perusahaan yg mau ambil seluruh jiwa ragamu.
Bukan kompetensi/kontribusi yg dilihat.
Kamu dibayar mahal untuk hidup matimu, seluruh waktumu, hanya untuk perusahaan. What for?
3. Jangan jadi tamak. Tujuan hidup bukan untuk menjadi kaya. Lagipula apa ukuran 'kaya'? Sampai kapan mau dikejar? Bisa tak berujung lho.
Sekarang saya (merasa) di puncak karier, walaupun bukan di posisi tertinggi yg pernah saya duduki dan gaji pun bukan yg terbesar yg pernah saya terima.
Nah ini resep bahagianya:
Mendakilah tangga karier (dan gaji) sampai cukup tinggi, sehingga kalaupun turun, kamu tidak berkekurangan.
Jangan pernah tukar jiwa raga dan seluruh waktumu dengan uang.
Jangan kau korbankan kewarasanmu demi gaji.
Rejeki bukan hanya gaji.
Atasan yg supportive, rekan kerja yg kompak, lingkungan kerja yg ngga toxic adalah berkah rejeki yg harus juga disyukuri.
Pernah mengalami gaji turun? Ya gpp.
Paling penting kualitas hidup tetap terjaga..a.k.a. TETAP WARAS 😅
#ajc