Generate viral LinkedIn posts in your style for free.

Generate LinkedIn posts
Andijaya Chandra, SE, CPF, CPIM

Andijaya Chandra, SE, CPF, CPIM

These are the best posts from Andijaya Chandra, SE, CPF, CPIM.

3 viral posts with 7,631 likes, 946 comments, and 207 shares.
0 image posts, 0 carousel posts, 0 video posts, 3 text posts.

👉 Go deeper on Andijaya Chandra, SE, CPF, CPIM's LinkedIn with the ContentIn Chrome extension 👈

Best Posts by Andijaya Chandra, SE, CPF, CPIM on LinkedIn

PERNAH TURUN GAJI?

Saya pernah 🤭 Nyesel? Tidak. Malah tetap berbahagia. Mau tau kenapa?

Perjalanan karier sudah pasti tidak selamanya mulus.
Tak terkecuali karier saya.
20 tahun+ berkarier.
3x menganggur.
5x turun gaji.
But all for good reasons.

Lho, turun gaji kok for good reason Pak, mana ada?
Ada.

1. Lagi nganggur ditawarin gaji yg lebih kecil, gpp, ambil aja.
Emas tetap emas, mutiara tetap mutiara.
Gaji pasti naik kembali kok.

2. Gaji besar tidak menjamin kepuasan kerja.
Terlebih bekerja di perusahaan yg mau ambil seluruh jiwa ragamu.
Bukan kompetensi/kontribusi yg dilihat.
Kamu dibayar mahal untuk hidup matimu, seluruh waktumu, hanya untuk perusahaan. What for?

3. Jangan jadi tamak. Tujuan hidup bukan untuk menjadi kaya. Lagipula apa ukuran 'kaya'? Sampai kapan mau dikejar? Bisa tak berujung lho.

Sekarang saya (merasa) di puncak karier, walaupun bukan di posisi tertinggi yg pernah saya duduki dan gaji pun bukan yg terbesar yg pernah saya terima.

Nah ini resep bahagianya:
Mendakilah tangga karier (dan gaji) sampai cukup tinggi, sehingga kalaupun turun, kamu tidak berkekurangan.

Jangan pernah tukar jiwa raga dan seluruh waktumu dengan uang.
Jangan kau korbankan kewarasanmu demi gaji.

Rejeki bukan hanya gaji.
Atasan yg supportive, rekan kerja yg kompak, lingkungan kerja yg ngga toxic adalah berkah rejeki yg harus juga disyukuri.

Pernah mengalami gaji turun? Ya gpp.
Paling penting kualitas hidup tetap terjaga..a.k.a. TETAP WARAS 😅

#ajc
MENGAPA KAMI HARUS MEMPEKERJAKAN ANDA ?

Sering ngga mendengar pertanyaan ini ketika interview kerja?
Ada 2 kemungkinan seorang HR dan User menggunakan pertanyaan itu:

1. HR Junior dan belum berpengalaman. Belum tahu bagaimana menggali potensi kandidat dan kecocokannya dengan perusahaan. Biasanya langsung ditanyakan di awal.

2. HR Senior yang berpengalaman, tapi dari pertanyaan2 sebelumnya, tidak melihat anda sebagai kandidat yang sesuai. Umumnya menjadi pertanyaan di akhir sesi.

Jangan PANIK ketika mendapat pertanyaan ini.
Pertanyaan ini memberi anda “kesempatan tidak terhingga“ untuk menjawab, meyakinkan, dan menyenangkan HR/User.

“Kesempatan tidak terhingga“ saya garisbawahi.
Kesempatan yang bisa membuat anda menjadi seorang pecundang, atau berbalik menjadi pemenang!

Cara Jawabnya?
Jawab dengan FULL CONFIDENCE, tapi tetap STAY HUMBLE

Ucapkan terimakasih diberi kesempatan meyakinkan perusahaan untuk mempekerjakan kamu.
Sebutkan 1-2 kegiatan/prestasi kamu yang berhubungan dengan posisi yang dilamar.

Jangan pakai kalimat “mungkin saya cocok“ atau “saya akan coba“, instead katakan “saya bisa mempelajari jobdesc dengan cepat dan bisa segera berkontribusi“.

Hindari kalimat “YA, harus mempekerjakan saya“ “Saya seorang talent yang hebat“ “Saya bersedia datang paling pagi, pulang paling malam, mengerjakan apa saja yang diminta“ - Stop - Jangan -

Confidence harus, tapi jangan jadi Over-confidence, apalagi Over-promising. Kalau sudah diterima bekerja bisa bisa kamu capek sendiri harus tampil “sempurna“ sesempurna janji kamu waktu kampanye -eh, interview.

Jadi, kuncinya adalah mengkombinasikan CONFIDENCE dengan HUMBLE.

CONFIDENCE - untuk meyakinkan HR / User bahwa kamu bisa bekerja dengan baik (fit to work) ✅
HUMBLE - menyakinkan HR / User bahwa, selain fit to work, kamu juga nice to work with - menyenangkan bekerja dengan kamu ✅

Kata “menyenangkan“ saya garisbawahi.
HR/User tidak hanya mencari orang untuk bekerja. Tapi akan lebih menyenangkan kalau seseorang tsb juga bisa menjadi teman dalam pekerjaan.
Sebab, tidak ada yang suka dengan perilaku “Smart-Ass“ di tempat kerja, so please, don't be one.

Just be yourself, but version: best.

#interview #hr #work
#ajc
NAIK GAJI 500RB PEGANG KERJAAN 2 SENIOR MANAGER

Ikhlas gak...?


Saya tidak bertanya atau mempertanyakan keputusan Managemen (waktu itu) untuk menambahkan tanggungjawab seorang SM yg resign kepada saya.

Saat itu umur saya 30an awal.
Saya bahkan tidak meminta dinaikkan gaji.
Hanya 'kebaikan' Management memberikan saya kompensasi kenaikan gaji 500rb.

Yg ada di benak saya waktu itu adalah bagaimana membagi waktu untuk pekerjaan existing + belajar hal baru dari pekerjaan yg ditinggalkan oleh SM yg resign tersebut, dan tetap perform di kedua pekerjaan ini.

Saya percaya 3 hal:
1. Tuhan tidak akan memberi ujian yg lebih besar dari yg bisa saya tanggung.
2. Kemampuan saya sendiri, bahwa saya bisa perform di kedua pekerjaan tsb.
3. Perusahaan tidak buta, kalau saya perform, pasti ada kompensasi yg layak.

Dan benar saja, di akhir masa 'ujian' tersebut, pada saat review kenaikan gaji, saya dinilai layak untuk ketambahan lebih dari 10juta per bulan.

Beruntung?

Keberuntungan hanya milik orang yang mengusahakannya.

Kalau pada saat awal saya ngedumel dengan kompensasi yg kecil, mengumpat “perusahaan mau saving dari memeras keringat karyawan“ dll, akhirnya OVT dan tidak perform.
Hilanglah tambahan 10 juta itu.

Itu baru uangnya lho..
Tak terhitung ilmu yg saya dapat.
Pekerjaan yg ketambahan itu sangat strategik, sehingga saya mengasah banyak intelijensi saya untuk mampu berkiprah.

Tak terhitung juga TRUST yang saya dapat dari Management, yang sampai hari ini masih diingat dan alhasil sering mendapat tawaran pekerjaan dari situ.



Again, kamu merasa tidak beruntung?
Dalam pekerjaan? dalam kehidupan? dalam percintaan? 😅

Mungkin kamu masih kurang mengusahakannya.


#ajc

Related Influencers