SI BOSS KEPOIN AKU APPLY, NGERI GAK SIH
“Om, ngeri gak? Pas aku nulis - saya berminat- terhadap loker di LinkedIn, terus dibaca bos dan di-WA: kenapa masih cari peluang baru? Apa yang kurang dari kantor ini?“ Dia nanya persis seperti Adrian I. Soetomo. Kuajak dia brainstorming respon untuk si boss. Siapa tahu cocok.
Boss, saya minat apply, untuk:
1. Memahami apa & bagaimana posisi tersebut diperlakukan disana. Untuk memperkaya wawasan kerja.
2. Memeriksa apakah saya qualified untuk posisi itu. Untuk feedback pihak lain atas self development saya.
3. Memperluas kesempatan diskusi sama para petinggi2 jika lanjut terus proses seleksi. Untuk free life & career coaching dari sosok2 yang sudah terbukti. Jalur tol ketemu orang2 besar.
4. Berlatih terus skill menghadapi seleksi dan interview. Untuk menjaga kesiapan diri. Comfort zone acap melenakan.
Itu semua peluang baru: wawasan tentang karir dan kerja, feedback self development, free career & life coach, berlatih menghadapi seleksi.
5. Jika sampai offering, saya berlatih mengambil keputusan dilematik.
Ini semua tahap eksplorasi. Terlalu dini untuk memutuskan akan pergi. Mungkin pengalaman batinnya malah akan memperkuat aku tinggal disini. Mensyukuri. Jadi, apa yang masih kurang dari kantor ini?
#insanikhtiar
#provokata
“Om, ngeri gak? Pas aku nulis - saya berminat- terhadap loker di LinkedIn, terus dibaca bos dan di-WA: kenapa masih cari peluang baru? Apa yang kurang dari kantor ini?“ Dia nanya persis seperti Adrian I. Soetomo. Kuajak dia brainstorming respon untuk si boss. Siapa tahu cocok.
Boss, saya minat apply, untuk:
1. Memahami apa & bagaimana posisi tersebut diperlakukan disana. Untuk memperkaya wawasan kerja.
2. Memeriksa apakah saya qualified untuk posisi itu. Untuk feedback pihak lain atas self development saya.
3. Memperluas kesempatan diskusi sama para petinggi2 jika lanjut terus proses seleksi. Untuk free life & career coaching dari sosok2 yang sudah terbukti. Jalur tol ketemu orang2 besar.
4. Berlatih terus skill menghadapi seleksi dan interview. Untuk menjaga kesiapan diri. Comfort zone acap melenakan.
Itu semua peluang baru: wawasan tentang karir dan kerja, feedback self development, free career & life coach, berlatih menghadapi seleksi.
5. Jika sampai offering, saya berlatih mengambil keputusan dilematik.
Ini semua tahap eksplorasi. Terlalu dini untuk memutuskan akan pergi. Mungkin pengalaman batinnya malah akan memperkuat aku tinggal disini. Mensyukuri. Jadi, apa yang masih kurang dari kantor ini?
#insanikhtiar
#provokata