Generate viral LinkedIn posts in your style for free.

Generate LinkedIn posts
Peter Febian

Peter Febian

These are the best posts from Peter Febian.

2 viral posts with 4,394 likes, 717 comments, and 166 shares.
0 image posts, 0 carousel posts, 0 video posts, 2 text posts.

👉 Go deeper on Peter Febian's LinkedIn with the ContentIn Chrome extension 👈

Best Posts by Peter Febian on LinkedIn

Suatu ketika, saya karyawan baru, dan langsung diserahi produk bermasalah kronis. Setelah seminggu mapping masalah, Group Director (GD) bertanya:

GD: Gimana Pak Peter, sanggupkah mereformasi produk ini dalam target 6 bulan?

Saya: Dalam 4 bulan sanggup Pak, tapi saya butuh otoritas penuh dari Bapak, termasuk dalam hal pemecatan.

GD: (Tampak kaget) Apa harus selalu dengan pemecatan Pak?

Saya: Pada beberapa kasus berat, iya Pak. Sel sehat gak mungkin bisa bersatu dengan sel kanker kan?

GD: Hmmm, oke... Anda dapat restu, otoritas & logistik penuh dari saya. U r good to go.

Singkat kata, produk bermasalah berhasil direformasi dalam 3.5 bulan. Saya lulus probation, setelah memimpin reformasi itu dengan tangan besi & long shift. Para troublemaker digusur & diganti dengan orang2 baru yang berkompeten & berdedikasi.

Hal terpenting: Perwira perang terbaik sekalipun takkan berguna tanpa otoritas & dukungan logistik dari panglima tertinggi.

Hikmah: Di banyak kasus, bukan produknya yang bermasalah, tapi karena sel kanker yang menghabisi sel sehat. Karyawan terbaik & berkompeten mustahil bisa bersatu dengan karyawan bermasalah yang tak mau direhabilitasi.

Hanya panglima tertinggi-lah yang bisa memutuskan, apakah mau memimpin organisasi & produk berisi sel kanker, atau sel sehat.
Sebenernya logis aja kalo kita kerja keras bangun karir demi bos, perusahaan, dan rekruter; yg bisa langsung melihat hasil kerja & karya kita.

Tapi kalo kita pikir bahwa kita bisa selalu memuaskan bos, perusahaan, dan rekruter; karena kita hebat, berkompeten, dan mantabs karya2nya... nanti dulu...

Karena sesungguhnya...

Bencana kehidupan & karir bisa terjadi pada siapa pun!

Sebaik & sehebat apa pun kita.

Hanya Tuhan yg tahu durasi, tujuan, dan nilai akhir ujian itu.

Kita baru akan paham semuanya setelah berhasil melewatinya, mengevaluasinya dalam renungan batin, dan berusaha menghubungkan titik2 di perjalanan & ujian itu.

Kata Steve Jobs: Connecting The Dots.

Berkaryalah demi berkenannya Tuhan pada kita. Karena Tuhan-lah HR & Rekruter sesungguhnya atas hidup & karir kita.

Tuhan udah maha-tahu 100% diri kita sampe ke akar2nya, tanpa harus ngasih CV & akun LinkedIn.

Setelah kita melepas semua beban sejarah & memutuskan untuk berkarya maksimal demi kemuliaan Tuhan, kemuliaan keluarga, dan kemuliaan orang2 tak berdaya yg bisa kita bantu...

Kita akan melesat seanggun anak panah, dan secepat-sejitu peluru...

Ketika Tuhan berkenan atas hidup & karir kita, maka kita PASTI akan dipertemukan dengan orang2 yg juga sepenuhnya berkenan atas hidup & karir kita.

Bukan sebaliknya...

Related Influencers